Search Hashtag & User

#ceramah Instagram Story & Photos & Videos

ceramah - 828k posts

Latest #ceramah Posts

  • #Repost @pelangiislam
    • • •
    Potret Kepala Keluarga Ideal Dalam Al-Qur-an

    Allah Ta’ala menggambarkan sosok dan sifat kepala keluarga ideal dalam beberapa ayat al-Qur-an, di antaranya dalam firman-Nya:
    .
    . {الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ}
    .
    .
    . “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum perempuan, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (QS an-Nisaa’: 34). .
    .
    .
    Inilah sosok suami ideal, dialah lelaki yang mampu menjadi pemimpin dalam arti yang sebenarnya bagi istri dan anak-anaknya. Memimpin mereka artinya mengatur urusan mereka, memberikan nafkah untuk kebutuhan hidup mereka, mendidik dan membimbing mereka dalam kebaikan, dengan memerintahkan mereka menunaikan kewajiban-kewajiban dalam agama dan melarang mereka dari hal-hal yang diharamkan dalam Islam, serta meluruskan penyimpangan yang ada pada diri mereka .
    .
    .
    .

    Baca selengkapnya https://muslim.or.id/14595-potret-suami-ideal-dalam-rumah-tangga.html
    .
    .
    .
    . .
    🎬Akun Editor : @pelangiislam
    🎥 Chanel Official : @jakartamengaji
    👤Pemateri : Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA
    .
    .
    .
    #ustadzsyafiqrizabasalamah #ustadzkhalidbasalamah
    #dakwahislam #pifhn #dakwahtauhid #kajiansunnah #kajiansalaf #sunnah #aswaja #pelangiislam #ceramah #ngajakngaji
    #akhwat #beraniberhijrah #hijrah #nu #sholat #sunnah #suami #istri #pelangiislam
  • #Repost @pelangiislam
• • •
Potret Kepala Keluarga Ideal Dalam Al-Qur-an

Allah Ta’ala menggambarkan sosok dan sifat kepala keluarga ideal dalam beberapa ayat al-Qur-an, di antaranya dalam firman-Nya:
.
. {الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ}
.
.
. “Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum perempuan, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka” (QS an-Nisaa’: 34). .
.
.
Inilah sosok suami ideal, dialah lelaki yang mampu menjadi pemimpin dalam arti yang sebenarnya bagi istri dan anak-anaknya. Memimpin mereka artinya mengatur urusan mereka, memberikan nafkah untuk kebutuhan hidup mereka, mendidik dan membimbing mereka dalam kebaikan, dengan memerintahkan mereka menunaikan kewajiban-kewajiban dalam agama dan melarang mereka dari hal-hal yang diharamkan dalam Islam, serta meluruskan penyimpangan yang ada pada diri mereka .
.
.
.

Baca selengkapnya https://muslim.or.id/14595-potret-suami-ideal-dalam-rumah-tangga.html
.
.
.
. .
🎬Akun Editor : @pelangiislam
🎥 Chanel Official : @jakartamengaji
👤Pemateri : Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, MA
.
.
.
#ustadzsyafiqrizabasalamah #ustadzkhalidbasalamah
#dakwahislam #pifhn #dakwahtauhid #kajiansunnah #kajiansalaf #sunnah #aswaja #pelangiislam #ceramah#ngajakngaji
#akhwat #beraniberhijrah #hijrah #nu #sholat #sunnah #suami #istri #pelangiislam
  •  0  0 1 minute ago
  • Berikut beberapa kisah dari Syaikh Muqbil Al Wadi'i rahîmahullàh ---
    “Seorang ‘alim hendaknya memposisikan murid2nya laksana putra-putra mereka sendiri.”, nasehat Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaily -hafizhahullaah-. Beliau melanjutkan, “Demikianlah yang kami dapati dari para salaf dan guru-guru kami. Di antara mereka adalah Syaikh Muqbil Al Wadi’i -rahimahullaah-. Beliau merupakan seorang imam, di antara para imam Ahlus Sunnah wal Jama’ah.” Beliau pun menuturkan betapa kagumnya Beliau terhadap pribadi Syaikh Muqbil yang luar biasa, dari mulai ketawadhu’an, perhatian yang tinggi terhadap murid-murid Beliau, ilmu yang luar biasa, dan yang terpenting adalah tekad yang kuat, cita-cita yang tinggi dibarengi kesungguhan dalam mewujudkannya. “Bayangkan ikhwah! Berawal dari seorang penjaga gedung yang menemukan sebuah kitab ringkas tentang tauhid. Allah memberi taufik kepada Beliau untuk membacanya, hingga timbullah dalam diri Beliau rasa cinta yang mendalam terhadap ilmu.

    Beliau terus belajar, membaca, hingga Allah takdirkan Beliau diterima di Universitas Islam Madinah.

    Kala itu, masih diperbolehkan bagi mahasiswa untuk kuliah di 2 fakultas sekaligus. Beliau pun mengambil 2 fakultas dalam 8 semester, yaitu Fakultas Syari’ah dan Fakultas Da’wah. Lulus dengan hasil sempurna dari keduanya, lalu melanjutkan ke magister. Subhaanallaah.

    Saat sidang tesis, pengujinya mengatakan : Demi Allah, andai memungkinkan bagi kami untuk memberikan gelar magister dan doktoral dalam sekali sidang, kami akan anugerahkan pada anak ini gelar magister dan doktoral sekaligus!

    Kemudian Beliau kembali ke Yaman, ke kampung halaman Beliau untuk berdakwah, dan Allah berkehendak untuk memberkahi dakwah Beliau disana. Ribuan murid telah Beliau didik dengan penuh keikhlasan dan perhatian yang tinggi tanpa mengharap apapun, selain ridha Allah ta’ala.

    Beliau sering kali mengatakan di hadapan murid-muridnya : (Aku adalah orang yang paling banyak putranya di antara kalian.) Beliau tidak dianugerahi putra kandung, namun yang Beliau maksud adalah murid-murid Beliau, yang selalu Beliau perlakukan laksana putra-putra sendiri.

    Lanjut komentar
  • Berikut beberapa kisah dari Syaikh Muqbil Al Wadi'i rahîmahullàh ---
“Seorang ‘alim hendaknya memposisikan murid2nya laksana putra-putra mereka sendiri.”, nasehat Syaikh Sulaiman Ar-Ruhaily -hafizhahullaah-. Beliau melanjutkan, “Demikianlah yang kami dapati dari para salaf dan guru-guru kami. Di antara mereka adalah Syaikh Muqbil Al Wadi’i -rahimahullaah-. Beliau merupakan seorang imam, di antara para imam Ahlus Sunnah wal Jama’ah.” Beliau pun menuturkan betapa kagumnya Beliau terhadap pribadi Syaikh Muqbil yang luar biasa, dari mulai ketawadhu’an, perhatian yang tinggi terhadap murid-murid Beliau, ilmu yang luar biasa, dan yang terpenting adalah tekad yang kuat, cita-cita yang tinggi dibarengi kesungguhan dalam mewujudkannya. “Bayangkan ikhwah! Berawal dari seorang penjaga gedung yang menemukan sebuah kitab ringkas tentang tauhid. Allah memberi taufik kepada Beliau untuk membacanya, hingga timbullah dalam diri Beliau rasa cinta yang mendalam terhadap ilmu.

Beliau terus belajar, membaca, hingga Allah takdirkan Beliau diterima di Universitas Islam Madinah.

Kala itu, masih diperbolehkan bagi mahasiswa untuk kuliah di 2 fakultas sekaligus. Beliau pun mengambil 2 fakultas dalam 8 semester, yaitu Fakultas Syari’ah dan Fakultas Da’wah. Lulus dengan hasil sempurna dari keduanya, lalu melanjutkan ke magister. Subhaanallaah.

Saat sidang tesis, pengujinya mengatakan : Demi Allah, andai memungkinkan bagi kami untuk memberikan gelar magister dan doktoral dalam sekali sidang, kami akan anugerahkan pada anak ini gelar magister dan doktoral sekaligus!

Kemudian Beliau kembali ke Yaman, ke kampung halaman Beliau untuk berdakwah, dan Allah berkehendak untuk memberkahi dakwah Beliau disana. Ribuan murid telah Beliau didik dengan penuh keikhlasan dan perhatian yang tinggi tanpa mengharap apapun, selain ridha Allah ta’ala.

Beliau sering kali mengatakan di hadapan murid-muridnya : (Aku adalah orang yang paling banyak putranya di antara kalian.) Beliau tidak dianugerahi putra kandung, namun yang Beliau maksud adalah murid-murid Beliau, yang selalu Beliau perlakukan laksana putra-putra sendiri.

Lanjut komentar
  •  8  2 24 minutes ago